Analisis aliran cetakan dan desain cetakan
Analisis aliran cetakan dan Desain Cetakan merupakan langkah-langkah kunci untuk memastikan kualitas produk dan efisiensi produksi.
Analisis aliran cetakan:
a. Mengumpulkan data desain produk plastik, termasuk ukuran, bentuk, ketebalan dinding, dll.
b. Buat model tiga dimensi dari produk plastik dan impor ke dalam perangkat lunak analisis aliran cetakan.
c. Menetapkan parameter proses pencetakan injeksi, seperti suhu injeksi, Mesin Injeksiure, kecepatan injeksi, dll.
d. Melakukan analisis aliran cetakan untuk mensimulasikan aliran lelehan, pengisian, pendinginan, dll. selama proses pencetakan injeksi.
e. Menganalisis hasil aliran cetakan, mengevaluasi kondisi pengisian, gelembung, kekurangan tembakan, dan cacat lainnya, serta memberikan saran untuk perbaikan.
Desain cetakan:
a. Mengoptimalkan struktur dan desain cetakan berdasarkan hasil analisis aliran cetakan. Misalnya, bentuk dan ukuran rongga cetakan dan inti cetakan disesuaikan untuk meningkatkan kinerja pengisian dan efek pendinginan.
b. Merancang sistem pengisian yang sesuai, termasuk saluran masuk plastik, sistem pengalihan, dll., untuk memastikan bahwa plastik dapat sepenuhnya mengisi rongga cetakan.
c. Merancang sistem pendinginan yang sesuai untuk meningkatkan stabilitas dimensi dan kualitas produk. Mengoptimalkan tata letak dan desain sistem pendinginan untuk meningkatkan efektivitas pendinginan.
d. Merancang sistem pelepasan cetakan yang sesuai, termasuk pin ejektor, perangkat ejektor, bahan pelepas, dll., untuk memastikan produk plastik dapat dilepas dari cetakan dengan lancar.
e. Melakukan analisis kekuatan dan kekakuan struktur cetakan untuk memastikan bahwa cetakan dapat menahan tekanan dan tegangan selama proses pencetakan injeksi.
f. Perbaiki detail cetakan, seperti lubang air pendingin, lubang pembuangan, pin penentu posisi, dll., untuk meningkatkan umur pakai dan stabilitas cetakan.
Melalui analisis aliran cetakan dan desain cetakan, proses pencetakan injeksi dan struktur cetakan produk plastik dapat dioptimalkan untuk meningkatkan kualitas produk dan efisiensi produksi.











